Katanya internet itu
merupakan gudangnya informasi. Pernyataan tersebut memang tidak salah,
namun dimanakah informasi itu berada? Disanalah sebuah website berperan,
mereka menyediakan berbagai informasi yang bisa diakses oleh siapa saja
dengan menggunakan internet. Tapi sebenarnya apa sih pengertian website
itu? Kita akan mengupas secara tuntas tentang definisi, manfaat, jenis
serta kelebihan dan kekurangan yang ada pada sebuah website.
Secara sederhana website dapat diartikan sebagai kumpulan halaman
yang berisi informasi baik itu berupa teks, gambar, video atau hal
lainnya. Dan antara halaman-halaman tersebut saling dihubungkan dengan
yang namanya link/url. Sebuah website biasanya dapat diakses melalui url
domain yang spesifik sebagai jalan bagi pengunjung untuk datang ke
sana. Kebanyakan website dapat diakses menggunakan jaringan internet,
namun ada beberapa jenis website yang bisa diakses secara offline dengan
menggunakan jaringan LAN.
Pengertian Apa Itu Website & Jenis Jenis WEB
Lalu apa manfaat serta kegunaan dari website? Seperti yang sudah saya
jelaskan sebelumnya bahwa website adalah tempatnya sebuah informasi
berkumpul. Jadi sudah jelas manfaat serta fungsi utama dari sebuah
website adalah tempat berbagi informasi kepada orang-orang di seluruh
dunia. Selain sebagai sarana berbagi pengetahuan, beberapa jenis website
juga ditujukan khusus untuk tujuan komersil. Misalnya untuk
mempromosikan sebuah produk atau menjalankan bisnis jual beli.
Pada umumnya sebuah website memiliki isi yang sama yaitu terdiri dari
teks, gambar, video, table ataupun konten lainnya. Namun berdasarkan
kemampuan respon dan adaptasinya ketika diakses oleh visitor, sebuah
website dibedakan menjadi 2 macam yaitu website statis dan dinamis.
Pengertian Website & Jenis Website beserta Kelebihan & Kekurangan
Untuk lebih lebih memahami tentang apa itu sebenarnya website itu,
mari kita pelajari pengertian serta perbedaan website statis dan
dinamis.
#1. Website Statis
Seperti namanya, statis disini berarti tetap, diam ataupun tidak
berubah-ubah. Jadi yang dimaksud website statis itu adalah sebuah
website yang terdiri dari halaman yang konten dan tampilannya tidak
berubah-ubah. Untuk melakukan perubahan terhadap konten maupun tampilan
di sebuah website statis harus dilakukan secara manual dengan mengedit
kumpulan kode yang menyusun website tersebut.
Sebuah website statis pada umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa
pemrograman HTML (Hypertext Markup Language) dan CSS (Cascading Style
Sheets). Setiap kali diakses oleh pengunjung, sebuah website statis akan
menampilkan tampilan dan konten yang sama. Kedua hal tersebut bisa
diubah oleh pemilik website secara manual dengan mengubah kode HTML dan
CSS yang menyusun website tersebut.
Kelebihan website statis :
- Untuk bisa membuat sebuah webpage yang sifatnya statis tidak terlalu membutuhkan keahlian khusus.
- Bisa diakses dengan mudah melalui sebuah aplikasi web browser.
- Lebih mudah dibuat dan dikembangkan karena biasanya hanya menggunakan bahasa pemrograman HTML.
- Lebih mudah dan ringan diakses oleh pengunjung.
Kekurangan website statis :
- Informasi dan konten yang terdapat pada website statis sifatnya tetap dan tidak berubah-ubah.
- Tampilan yang sederhana karena hanya menggunakan HTML dan CSS.
- Tidak bisa melakukan interaksi secara aktif dengan pengunjung yang datang.
- Tidak memiliki database untuk menyimpan segala konten yang ada disana.
#2. Website Dinamis
Sekarang kita beralih ke website dinamis, ini merupakan kebalikan
dari website statis. Dalam website dinamis layout serta kontennya dapat
berubah-ubah setiap saat. Sehingga website dinamis dapat melakukan
interaksi secara aktif dengan pengunjung yang datang kesana. Tidak
seperti website statis, untuk melakukan sebuah perubahan pada tampilan
dan konten pada website dinamis tidak diperlukan keahlian khusus.
Website dinamis juga lebih kompleks daripada website statis, ia terdiri dari berbagai bahasa pemrograman seperti
PHP, Python, Javascript, Perl dan lain sebagainya. Selain itu mereka
juga memiliki sebuah database yang berfungsi untuk menyimpan semua
konten yang ada di website tersebut. Oleh karena itu website dinamis
lebih bersifat interaktif daripada website statis. Kemampuan untuk
berinteraksi dan menyesuaikan diri inilah yang menjadi unggulan dan bisa
membuat para pengunjung betah berlama-lama disana.
Kelebihan website dinamis :
- Website dinamis memiliki konten dan tampilan yang bisa berubah-ubah.
- Disusun oleh banyak bahasa pemrograman sehingga lebih powerfull dan mudah dikembangkan.
- Dalam sebuah website dinamis, konten dan layout/tampilan website
dibuat secara terpisah sehingga bisa diakses dengan lebih cepat.
- Mempunyai fitur database yang bisa digunakan untuk menyimpan konten yang ada di website tersebut.
- Tampilan lebih bervarisasi dan interaktif daripada website statis.
Kekurangan website dinamis :
- Meskipun dalam hal perubahan konten lebih mudah, untuk membuat sebuah website dinamis dari nol sangatlah sulit dan rumit.
- Karena terdiri dari berbagai struktur yang kompleks, website dinamis jadi sulit bersaing di search engine.
Jenis dan Macam-Macam Website
Selain berdasarkan kemampuan interaksi dengan visitor, sebuah website
juga dibedakan berdasarkan tujuan serta isi konten yang terdapat
disana. Pada umumnya, ketika sebuah website dibuat pastilah ada tujuan
dan maksudnya. Dari sanalah jati diri si website ini terbentuk, kemana
ia akan dibawa dan tujuan serta informasi apa yang akan disajikannya.
Secara garis besar ada 7 jenis website yang paling sering muncul yaitu
website pribadi, berbagi gambar serta foto dan video, informasi, sosial
media, forum dan komersil.
#1. Website Pribadi
Jenis website yang satu ini akan memuat semua informasi tentang
seorang tokoh, public figure ataupun orang biasa. Tujuan dari website
pribadi adalah membagikan informasi tentang si tokoh ini entah itu
biografi, cerita, pengalaman dan hal menarik lainnya. Sebuah website
pribadi biasanya digunakan oleh seorang public figure/artis untuk
berbagi kegiatan dan pengalamannya kepada para fans. Contoh untuk
website pribadi adalah seperti milik Raditya Dika, sebelum menjadi
seorang komika dan pemain film dulunya ia adalah seorang blogger.
#2. Website Untuk Berbagi Foto
Website jenis ini dibuat dengan tujuan sebagai tempat berkumpulnya
orang-orang yang mempunyai hobi ataupun minat terhadap dunia fotografi.
Konten dalam website ini biasanya berisi hasil jepretan fotografi dari
berbagai orang di seluruh dunia. Selain sebagai sarana untuk berkumpul
dan membagikan hasil fotografi, website jenis ini juga bisa sebagai
tempat untuk berbagi tips dan trik dalam dunia fotografi. Website
tersebut juga tidak hanya untuk para fotografer, orang biasa pun bisa
membagikan hasil fotonya ke website. Instagram merupakan salah satu
contoh dari website untuk berbagi foto yang sangat populer di seluruh
dunia.
#3. Website Untuk Berbagi Video
Konsepnya masih sama seperti website berbagi foto diatas, tapi pada
website berikut yang dibagikan berupa video. Kalian bisa mengupload
video apapun asal tidak melanggar ketentuan website tersebut. Disana
kita juga akan menemui berbagai jenis video yang bisa ditonton saat
santai. Contoh mudah dari website jenis ini adalah youtube, pasti kalian
sudah tahu kan.
#4. Website Informasi
Ini merupakan salah satu jenis website yang paling umum kita temui,
biasanya dalam bentuk blog. Seperti namanya, tujuan utama dari website
ini adalah untuk berbagi informasi kepada orang di seluruh dunia. Dan
website jenis inipun masih dibedakan lagi menjadi beberapa kategori
berdasarkan informasi dan konten yang termuat disana. Misal saja
kesehatan, teknologi, berita, hiburan, film dan masih banyak yang
lainnya.
#5. Website Sosial Media
Website yang satu ini mungkin tidak harus saya jelaskan panjang lebar
karena mungkin kalian semua sudah mengenal serta menjadi penggunanya.
Sosial media merupakan tempat orang-orang berkumpul dan mengekspresikan
diri di dalam sebuah kamuflase dunia maya. Disana kita bisa
berkomunikasi, bercanda atau berbagi pengalaman bahkan dengan orang yang
tidak kita kenal sebelumnya. Ada banyak sekali website sosial media,
namun yang paling mencolok dan populer tentu saja adalah Facebook dan
Twitter.
#6. Website Forum/Komunitas
Ini merupakan jenis website yang hampir mirip dengan sosial media,
namun ada perbedaan besar antara keduanya. Meskipun sama-sama menjadi
tempat berkumpul dan berkomunikasi, forum/komunitas lebih ditujukan
untuk tujuan diskusi. Sebuah forum biasanya dibagi menjadi beberapa
bagian berdasarkan topik bahasannya. Misal kita mempunyai masalah dengan
komputer, maka kita bisa menanyakan solusinya di sebuah forum komputer.
Indonesia sendiri punya sebuah forum yang sudah terkenal dan mungkin
kalian juga sering mengunjunginya, ia adalah Kaskus.
#7. Website Untuk Tujuan Komersil
Sebagai manusia kita harus mengikuti arus perkembangan jaman digital
yang begitu pesat. Dan website komersil (E-Commerce) merupakan salah
satu bukti bahwa sekarang dunia menjadi semakin praktis. Situs website
jenis ini memiliki tujuan utama untuk mempromosikan barang atau
produknya. Secara sederhana ini merupakan sebuah situs yang tujuan
utamanya adalah bisnis seperti online shop. Kalian pasti tahu Bukalapak,
Tokopedia, Blibli, itu merupakan sedikit dari contoh website
E-Commerce.